Sorotberitanasional.id.|Kabupaten Bulukumba – Suasana cerah menyelimuti Lapangan Borongrappoa, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, saat ratusan warga berkumpul dengan penuh antusias pada Selasa, 23 September 2026. Hari itu, lapangan yang biasa menjadi pusat aktivitas warga disulap menjadi pusat pelayanan terpadu dalam gelaran Jambore Pelayanan Publik.
Kegiatan ini hadir sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk memangkas jarak dan birokrasi, membawa berbagai layanan vital langsung ke tengah masyarakat.
Di Balik Suksesnya Acara: Peran Penting Sang Pembawa Acara
Di tengah semaraknya acara, sosok Muh. Alqadri Nasution, S.I.Kom. tampil memandu jalannya kegiatan dengan luwes dan profesional. Putra ke-3 dari tiga bersaudara ini lahir dari perpaduan dua budaya — Jeneponto-Sinjai — putra dari H. Nasution (Purna Karya PT. Berkat Bulukumba) dan Ibu Martha (Purna Bhakti ASN). Berdomisili di Jalan Melati, Kabupaten Bulukumba, Alqadri berhasil menghidupkan suasana dengan membawakan setiap agenda secara sistematis, komunikatif, dan interaktif.
Kehadirannya tak sekadar memandu ia menjembatani pesan pemerintah dan harapan masyarakat, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib, khidmat, dan tepat waktu.
Layanan Langsung ke Desa: Warga Tak Lagi Jauh ke Kota
Jambore Pelayanan Publik ini menghadirkan berbagai instansi yang membuka gerai keliling di lokasi:
Pelayanan Adminduk pengurusan KTP elektronik dan Kartu Keluarga
Pelayanan Kesehatan Gratis pemeriksaan medis dan pengobatan dasar
Konsultasi Perizinan & Retribusi informasi dan penyelesaian administrasi
Kemudahan ini disambut hangat oleh masyarakat Kindang yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota untuk mendapatkan layanan serupa. Kini, negara hadir tepat di depan mata mereka.
Lebih dari Sekadar Acara: Standar Baru Pelayanan Prima
Melalui sinergi antarinstansi dan pengelolaan acara yang tertata rapi, Jambore Pelayanan Publik di Borongrappoa ini bukan sekadar kegiatan sesaat. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang baik itu dekat, mudah, dan merata. Semangat yang dibangun di lapangan Borongrappoa ini diharapkan menjadi standar baru dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Pelayanan prima bukan janji ia harus terasa, terlihat, dan terjangkau oleh setiap warga, di manapun mereka tinggal.”
Samsul Daeng Pasomba
PPWI
Pewarta: H. Nasution
Dipublikasikan: 24 September 2026



