Sorotbertanasional.id.|Kutai Timur, Kalimantan Timur – Ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Muara Wahau terus diperkuat. Polsek Muara Wahau turun langsung memantau proses pascapanen jagung di lahan pertanian PT DSN Group, Desa Muara Wahau, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini untuk memastikan penanganan hasil panen berjalan optimal dan dalam kondisi aman.
Hasil Panen Terus Bertambah
Kapolsek Muara Wahau, Ipda Sapril, menjelaskan bahwa lahan jagung yang disiapkan untuk panen mencakup luas sekitar 5 hektare. Hingga saat ini, pemanenan telah selesai dilakukan pada lahan seluas 4,5 hektare.
“Dari hasil pengecekan, jagung pipil hasil panen saat ini masih dalam proses penjemuran. Jagung kering yang sudah siap disimpan di gudang mencapai sekitar 9,5 ton, dan kami targetkan akan melengkapi stok hingga mencapai sekitar 10 ton,” ungkap Ipda Sapril.
Jagung yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pipil dengan usia tanaman sekitar empat bulan. Setelah dipanen, melalui tahapan pemilihan hingga penjemuran untuk menjaga kualitas sebelum disimpan di gudang.
Sinergi Dukung Program Asta Cita
Pengecekan ini juga menjadi wujud sinergitas antara kepolisian dan perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Kanit Binmas Polsek Muara Wahau Aipda Heru S., Asisten CSR Bidang Ketahanan Pangan PT DSN Group Yusron, serta mandor panen jagung pipil Warno.
“PT DSN Group sangat mendukung program ketahanan pangan serta program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden. Kami pastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegas Ipda Sapril.
Selama pemantauan, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Proses pemilihan, penjemuran, hingga penyimpanan berlangsung tertib dan terjamin keamanannya. Langkah ini membuktikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya soal menanam, tetapi juga menjaga hasil panen hingga tersimpan dengan baik demi ketersediaan pangan yang stabil bagi masyarakat.
Samsul Daeng Pasomba / PPWl
Dipublikasikan: 23 September 2026





